Perancangan
Logistik Berbasis Geospasial (LOGEO) merupakan salah satu mata kuliah pilihan
yang wajib untuk diselesaikan sebagai mahasiswa tingkat 4 semester 7 di
Institut Teknologi Del. Melalui tulisan ini, akan dibahas apa-apa saja yang
kami pelajari dalam kuliah, masalah-masalah yang bisa dipecahkan dengan
pengetahuan yang kami dapatkan selama mata perkuliahan tersebut, dan juga
harapan kami terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan LOGEO ini ke depan.
Tetapi sebelum itu, kita harus mengenal dan memahami terlebih dahulu untuk
topik pembahasan yang di pelajari selama satu semester pada Mata Kuliah LOGEO
ini. Kita harus mampu mengetahui pengertian dari masing-masing hal berikut:
a.
Konsep Logistik atau Rantai Pasok
Logistik adalah manajemen aliran barang dan jasa antara titik asal dan titik konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sementara konsep rantai pasok (supply chain) merupakan perluasan ide dari konsep logistik. Ini termasuk pasokan bahan baku dan komponen serta pengiriman produk ke konsumen akhir, seperti:
Secara umum, dapat
dikatakan bahwa manajemen persediaan dan bahan merupakan
penyimpanan dan aliran ke dan melalui proses produksi; sedangkan distribusi
mewakili penyimpanan dan mengalir dari titik produksi akhir ke pelanggan atau
pengguna akhir. Perhatikan juga bahwa logistik dan rantai pasokan tidak hanya
berkaitan dengan aliran fisik dan penyimpanan bahan baku hingga distribusi
akhir produk jadi, tetapi juga dengan arus informasi, teknologi dan
penyimpanan. Jadi rantai pasok merupakan aktivitas yang berawal dari pengadaan
barang dan jasa, mengubah bahan baku menjadi barang dalam proses dan barang
jadi, dan mengantarkan barang-barang tersebut kepada para pelanggannya dengan
memperhatikan faktor ketepatan waktu, biaya, dan jumlah produknya.
Supply
Chain juga didefenisikan sebagai pendekatan yang mengatur secara efisien antara
suppliers, manufactures, warehouses, dan stores, sehingga produk tersebut dapat
diproduksi dan di distribusikan pada ukuran yang tepat, lokasi yang tepat, dan
pada waktu yang tepat dalam biaya order yang minimal serta servis level yang
memuaskan sesuai keinginan konsumen. Untuk mencapai efisiensi supply chain,
diperlukan koordinasi yang baik pada supply chain, memahami proses manajemen
inventory dan perencanaan jaringan.
Dalam
supply chain juga terdapat proses penentuan lokasi fasilitas/ Facility
Location. Dimana Penempatan lokasi fasilitas merupakan salah satu upaya dalam
mendistribusikan barang Iebih dekat ke pelanggan. Fasilitas adalah lokasi fisik
dalam jaringan rantai pasok yang menjadi tempat untuk perakitan, penyimpanan,
ataupun produksi. Beberapa komponen fasilitas yang harus dipertimbangkan antara
lain peranan lokasi dan kapasitas. Lokasi disetiap fasilitas memiliki dampak
terhadap aktivitas dan biaya dalam rangka memproduksi produk yang diinginkan
pelanggan... Faktor jarak dari lokasi fasilitas menuju ke tempat tujuan
merupakan upaya untuk menurunkan biaya transportasi yang sekecil mungkin. Biaya
perlu diperhatikan karena merupakan faktor penting dan terbatas. Untuk itu
perlu perencanaan yang strategis dalam menentukan lokasi fasilitas yang
dimaksud .
b. Manajemen
Logistik
Bagian dari manajemen rantai pasokan yang merencanakan, mengimplementasikan dan mengendalikan dari aliran penyimpanan barang, jasa, dan informasi terkait antara titik asal dan titik konsumsi untuk memenuhi persyaratan pelanggan
c. Data
dan Informasi Geospasial
Semua jenis data dan informasi yang
memiliki elemen lokasi (georeferensi), baik di permukaan, di dalam, dan di atas
permukaan Bumi. Data dan informasi Geospasial dapat dijelaskan dalam bentuk
gambar berikut ini :
Kebutuhan informasi spasial
dibutuhkan untuk beberapa hal berikut ini, seperti:
- Peneliti Ilmu Kebumian
Mempelajari fenomena alam (seperti: Gunung meletus, kebakaran hutan dll)
- Pemerintah Daerah
Perencanaan tata ruang wilayah (perkotaan dan pedesaan)
- Ahli Teknik
Perencanaan Pembangunan (seperti pembangunan dan lintasan jalan serta letak gedung)
- Ahli Lingkungan
Pengamatan kualitas lingkungan (seperti air dan udara)
- Sopir
Bantuan navigasi / perjalanan (lintasan terpendek untuk menghindari macet, demo, tawuran,
banjir, kecelakaan)
- Distributor
Monitoring stock dan distribusi (kebutuhan stock dan sumber komoditi serta lokasi
konsumen)
d. Sitem
Informasi Geografis
Suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran situasi atau informasi ruang muka bumi yang diperlukan untuk menjawab atau menyelesaikan suatu masalah yang terdapat dalam ruang muka bumi yang bersangkutan. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengumpulan, penataan, pengolahan, penganalisisan, dan penyajian data atau fakta yang terdapat dalam ruang muka bumi tersebut (data spasial). Hasil analisisnya disebut informasi geografis atau informasi spasial. Sistem Informasi geografis terdiri dari tiga uraikan kata pembentuk istilah tersebut, yaitu:
- Sistem : Kumpulan elemen-elemen yang saling berintegrasi dalam
lingkungan yang dinamis untuk mencapai tujuan tertentu
- Informasi : Berasal dari pengolahan sejumlah data. Setiap objek
geografi memiliki setting data tersendiri karena tidak sepenuhnya data yang ada
dapat terwakili dalam peta. Jadi, semua data harus diasosiakan dengan objek
spasial yang dapat membuat peta menjadi berkualitas baik. Ketika data tersebut
diasosiasikan dengan permukaan geografis yang representatif, data tersebut
mampu memberikan informasi dengan hanya mengklik mouse pada objek.
- Geografis : Istilah ini digunakan karena SIG dibangun berdasarkan
pada geografi atau spasial. Setiap objek geografi mengarah pada spesifikasi
lokasi dalam suatu space. Objek bisa berupa fisik, budaya atau ekonomi alamiah.
Penampakan tersebut ditampilkan pada suatu peta untuk memberikan gambaran yang
representatif dari spasial suatu objek sesuai dengan kenyataannya di bumi.
Simbol, warna dan gaya garis digunakan untuk objek sesuai dengan kenyataanya di
bumi. Data spasial divisualisasikan berupa titik, garis, poligon (2-D),
permukaan (3-D)
Informasi spasial
memakai lokasi, dalam suatu sistem koordinat tertentu, sebagai dasar
referensinya. Karenanya SIG mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai
data pada suatu titik tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa dan
akhirnya memetakan hasilnya. Aplikasi SIG menjawab beberapa pertanyaan seperti:
lokasi, kondisi, trend, pola, dan pemodelan. Kemampuan inilah yang membedakan
SIG dari sistem informasi lainnya. Dalam hal ini, SIG sangat dibutuhkan karena
untuk data spasial, penanganannya sangat sulit terutama karena peta dan data
statistik cepat kadaluarsa, sehingga tidak ada pelayanan penyediaan data dan
informasi yang akurat.
Dari penjabaran beberapa pengertian yang berkaitan dengan Perancangan Logistik Berbasis Geospasial diatas, dapat disimpulkan bahwa selama proses pembelajaran, mata kuliah ini memberikan kami kemampuan untuk memiliki kompetensi/keterampilan dalam merancang, merencanakan, mengoperasikan dan mengendalikan sistem manajemen rantai pasok dan logistik serta melakukan analisis untuk menyelesaikan masalah pada pengelolaan logistik yang berdasarkan pada kajian geospasial. Lalu bagaimana contoh masalah aktual yang bisa diselesaikan dengan Ilmu Pengetahuan Manajemen Rekayasa ini?
1. Digunakan
untuk mencari keterangan mengenai unsur peta yang terdapat pada lokasi
tertentu. Lokasi ini dapat dijelaskan dengan menggunakan berbagai cara,
seperti: nama lokasi, kode lokasi (kode pos), atau referensi geografinya
(koordinat)
2. SIG dapat
menentukan lokasi yang sesuai untuk pengembangan lokasi pemukiman penduduk yang
memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.
3. Mampu
menyimpan data dasar yang dibutuhkan untuk penyelesaian suatu masalah (problem
solving) atau untuk memudahkan bagi para pengambil keputusan (decision support
system). Contoh : penyelesaian masalah perubahan iklim memerlukan informasi
dasar seperti curah hujan, suhu, angin, kondisi awan.
4. Teknologi
SIG juga dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya,
perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute. Misalnya, SIG bisa
membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat
terjadi bencana alam, atau SIG dapat digunaan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan
dari polusi. Berikut ini merupakan beberapa contoh pemanfaatan SIG yang dijelaskan dalam tabel berikut ini:
Kemampuan SIG dalam melakukan analisis
gabungan dari data spasial dan data atribut akan menghasilkan informasi yang
berguna untuk berbagai bidang yang dapat
dimanfaatkan untuk mengatasi masalah-masalah aktual yang terjadi disekitar
kita. Dalam pembuatan SIG diperlukan software yang menyediakan fungsi tool yang mampu melakukan penyimpanan data, analisis dan
menampilkan informasi geografis. Beberapa contoh software GIS adalah :
-
ArcView
-
MapInfo
-
ArcInfo untuk SIG; CAD system untuk entry graphic data; dan ERDAS serta ER-MAP untuk proses remote sensing data.
- Modul dasar perangkat lunak SIG: modul pemasukan dan
pembetulan data, modul penyimpanan dan pengorganisasian data, modul pemrosesan
dan penyajian data, modul transformasi data, modul interaksi dengan pengguna (input query).
Untuk itu, harapan saya terkait
pengembangan Ilmu Perancangan Logistik Berbasis Geospasial ini kedepan ialah
agar pemanfaataan data yang berupa informasi
Geospasial dapat berperan sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan di
Indonesia. Dari tingkat perguruan tinggi, yaitu mahasiswa juga diharapkan sudah
memiliki pemahaman yang lebih serta dapat melakukan analisis atau riset lebih
lanjut dengan data geospasial yang telah tersedia.
Saya juga berharap dengan adanya Ilmu
Pengetahuan ini, masalah-masalah yang terdapat dalam ruang muka bumi serta
permasalahan di lokasi tertentu yang bersangkutan, dapat diselesaikan dan
menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan sehingga didapatkan solusi yang
efektif yang harus mencapai sasaran dan tujuan yang diharapkan serta tetap
menyadari adanya batasan-batasan yang telah dipahami sebelumnya dan bagaimana
mengoptimalkan dan mengalokasikan semua sumber daya dan mengintegrasikan Ilmu
Perancangan Logistik Berbasis Geospasial yang sudah ada untuk mencapai tujuan
yang telah ditentukan.
Akhir kata, ijinkan saya untuk
mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah membaca. Saya harap tulisan ini
dapat menambah pengetahuan kita semua untuk mengetahui lebih dalam mengenai
Ilmu Perancangan Logistik Berbasis Geospasial. (Fany Lumban Tobing, 21S17063)




Terima kasih atas info yang sudah dibagikan, materi yang dibahas sudah teringkas dengan jelas dan mudah dipahami
ReplyDeletebermanfaat banget min..thank's ya
ReplyDeletepenjelasan juga lengkap bisa bantu lengkapin bahan kuliah. lanjut terus nulisnya min!!
Materi yang sangat menarikk
ReplyDeleteartikelnya sangat bermanfaat, terimakasih karena sudah berbagi ilmu :D
ReplyDeleteTulisan ini sangat bermanfaat dan kata-katanya mudah dipahami. Semoga banyak pihak yang terbantu akan wawasan yang diberikan...
ReplyDeleteSangat menambah wawasan, thankyou penulis
ReplyDeleteTernyata ilmu logistik yang berbasis geospasial luas juga ya, terimakasih kontennya sangat informatif :))
ReplyDeleteTrimakasih atas penjelasannya, keingintahuan saya tentang perancangan logistik berbasis spasial telah menjadi ilmu setelah membacanya 👍👍👍
ReplyDeletePenjelasan sangat baik, dan menambah wawasan saya lebih lagi mengenai Ilmu Perancangan Logistik Berbasis Geospasial!
ReplyDeleteBermanfaat sekali blog nya teman
ReplyDeletesangat penting dan menambah pengetahuan saya, saya tidak sabar menunggu tulisan kamu selanjutnya!!!
ReplyDeleteArtikel ini sangat menarik , dapat membuka wawasan saya , terus berkarya
ReplyDeleteTerima kasih penulis, artikel nya sangat bermanfaat dan menambah wawasan
ReplyDeleteisinya sangat jelas dan mudah dipahami... semangat terusss
ReplyDeleteWah. Tulisan ini sangat menarik!
ReplyDeleteSaya makin paham konsep ilmu geospasial.
Terima kasih kak fany ilmunya :>
Tulisannya sangat menarik dan aktual serta informatif, saya sangat suka
ReplyDeleteKeren kak. Trimakasi infonya
ReplyDeleteMantap artikelnya, sering sering publish yaaa
ReplyDeleteZaman sekarang orang2 apalagi kaum muda milenial jarang bahas ttg Geospasial, semoga semakin banyak ilmu yg sering anda bagikan ya ttg Geospasial, apalgi dengan konten yg menarik dan jelas. Semangat.
ReplyDeleteMantap, apalagi Geospasial sudah sangat diperlukan untuk pengembangan negar
ReplyDeleteTerimakasih informasinya kak, apalagi masa sekarang informasi geospasial sangat berguna bagi negara Indonesia
ReplyDeleteSangat bermanfaat dan mudah dipahami
ReplyDeleteSemangat terus! Ditunggu artikel selanjutnya!
keren, sangat bermanfaat!
ReplyDeleteArtikel ini sangat menarik dan penjelasan tentang ilmu perancangan logistik berbasis Geospasial sangat jelas dan mudah dipahami serta disertai dengan gambar yang semakin menambah minat saya untuk membaca artikel ini.
ReplyDeleteSangat menambah pengetahuan saya thor.
Thanks thor.
Singat padat dan jelas derta mudah dimengerti dalam pemahaman mengenai ilmu geospasial itu sendiri. Keren sekali :)
ReplyDeleteMakasih ilmunya kak,
ReplyDeletesemoga bermanfaat:)
Your article is easy to understa nd, miss Tobing
ReplyDeleteThanks for the science. It's been very useful to me
ReplyDeletesaya orang awam, jadi sederhana nya logistik berbasis geospel itu seperti apa ya? mohon bantuanyaa..
ReplyDeleteTerimakasih :)