Manajemen
Proyek Rekayasa merupakan salah satu mata kuliah yang wajib untuk ditempuh dan
diselesaikan oleh saya dan teman-teman saya, sebagai mahasiswa tingkat 3
semester 6 di Institut Teknologi Del. Dalam kesempatan dan melalui tulisan ini,
akan dibahas apa-apa saja yang kami pelajari dalam kuliah, masalah-masalah yang
bisa dipecahkan dengan pengetahuan yang kami dapatkan selama mata perkuliahan
tersebut, dan juga harapan kami terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan
Manajemen Proyek ini ke depan. Tetapi sebelum itu, kita harus mengenal dan
memahami terlebih dahulu pengertian dari Manajemen Proyek itu sendiri.
Pentingnya Manajemen Proyek, sebagaimana didefinisikan di dalam A Guide to
the Project Body of Knowledge (PMBOK Guide) yang dirilis oleh Project
Management Institute (PMI), adalah usaha bersifat sementara yang dilakukan
untuk menciptakan produk yang unik, layanan, ataupun hasil. Untuk itu,
agar kita mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang konsep Manajemen Proyek,
terlebih dahulu kita uraikan kata pembentuk istilah tersebut. Manajemen Proyek
terdiri dari dua kata yaitu manajemen dan proyek. Kedua kata tersebut merupakan
istilah yang berbeda. Melalui uraian awal ini diharapkan dapat membantu kita
untuk memahami kata dasar pembentuk istilah Manajemen Proyek yang selanjutnya
akan terus digunakan dalam tulisan ini.
Konsep
manajemen menjadi dasar untuk memahami bidang-bidang manajemen dan salah
satunya adalah Manajemen Proyek. Tanpa mengetahui konsep manajemen, sangat
sulit bagi kita untuk memahami lebih dalam tentang hakikat Manajemen Proyek.
Dengan demikian, manajemen menjadi kata kunci yang menunjang pemahaman tentang
Manajemen Proyek. Manajemen berasal dari kata to manage, yang berarti
mengelola. Namun secara konseptual manajemen berarti suatu kegiatan yang
dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan prinsip-prinsip
manajemen, dengan memberdayakan sumber daya manajemen dalam rangka mencapai
tujuan tertentu secara efektif dan efisien. Artinya manajemen adalah suatu
proses pengoordinasian pekerjaan sehingga semua pekerjaan tersebut dapat
disempurnakan dengan dan melalui orang lain secara efektif dan efisien.
Sedangkan
proyek adalah suatu aktivitas yang berlangsung dalam waktu tertentu dengan
hasil akhir tertentu. Proyek dapat dibagi dalam sub-sub pekerjaan yang harus
diselesaikan untuk mencapai tujuan proyek secara keseluruhan. Proyek biasanya
cukup kompleks sehingga dibutuhkan koordinasi dan pengendalian terhadap setiap
sub-sub pekerjaan dalam hal waktu, urutan pekerjaan, biaya dan performansi.
Untuk itu,
dapat disimpulkan bahwa secara umum Manajemen Proyek dapat diartikan sebagai
suatu proses kegiatan untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan
dan pengendalian atas sumber daya organisasi yang dimiliki perusahaan untuk
mencapai tujuan tertentu dalam waktu dan sumber daya tertentu pula. Selain itu,
dalam buku pedoman Manajemen Proyek (PMBOK Guide) juga dijelaskan bahwa Manajemen Proyek adalah aplikasi atau
implementasi dari pengetahuan, keterampilan, perangkat dan teknik pada suatu
aktivitas proyek untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan suatu proyek. Pada
prinsipnya, Manajemen Proyek menerapkan berbagai disiplin ilmu pengetahuan,
keterampilan, tool and techniques (perangkat atau alat bantu dan
teknik-teknik) pada aktivitas-aktivitas proyek agar persyaratan dan kebutuhan
proyek terpenuhi.
Dari
penjabaran pengertian Manajemen Proyek dapat disimpulkan bahwa selama proses
pembelajaran, mata kuliah
ini memberikan kami kemampuan untuk memahami
pengetahuan, proses, perangkat dan teknik yang berperan penting dalam mengelola
sebuah proyek dari awal pekerjaan hingga akhir pekerjaan serta menganalisis isu
yang terdapat selama pengelolaan proyek. Mata kuliah ini juga memberikan pemahaman kepada saya sebagai mahasiswa,
tentang bagaimana prinsip dasar pengelolaan sebuah proyek dan akhirnya output
yang dihasilkan dari setiap mahasiswa setelah mempelajari mata kuliah ini
adalah memahami bagaimana sebuah proyek itu dapat dikatakan sukses.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dalam mencapai hasil akhir yang di dapat dari mata kuliah ini, maka capaian materi perkuliahan yang harus dipelajari meliputi definisi proyek dan Manajemen Proyek, siklus hidup proyek dan organisasi yang terdapat di dalamnya, melakukan identifikasi terhadap karakteristik proyek dan proses yang terjadi di dalamnya, mengaplikasikan teori Manajemen Proyek dalam sebuah proyek nyata, dan menganalisis isu-isu yang muncul dalam pengelolaan proyek. Untuk lebih jelasnya, pemetaan kelompok proses dan bidang ilmu pengetahuan yang ada di Manajemen Proyek, ditampilkan seperti gambar dibawah ini:
Proyek
begitu kompleks, dikarenakan proyek merupakan suatu proses bekerja dimana
selama proses proyek berjalan, akan melewati beberapa fase dan proses-proses
yang saling berkaitan yang disebut siklus hidup proyek. Karena itulah terlalu
banyak masalah yang ada didalamnya, dikarenakan proses yang satu dengan yang
lainnya saling berkaitan. Dalam menyelesaikan satu masalah mungkin adalah hal
kecil dalam proyek. Namun kenyataannya, setiap harinya kita bisa dituntut untuk
menyelesaikan beberapa masalah sekaligus. Ditemukan tantangan agar beberapa
masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Pada proyek yang menghadapi
masalah yang rumit, sering terjadi bahwa masalah tersebut berdampak pada
lebih dari satu constraint proyek seperti ruang lingkup proyek, waktu dan biaya
proyek. Tidak sedikit dikarenakan satu masalah namun berdampak terhadap hal yang memicu masalah lainnya.
Lalu
bagaimana contoh masalah aktual yang bisa diselesaikan dengan Ilmu Pengetahuan
Manajemen Rekayasa ini? Disini saya mengambil studi kasus pada pembangunan
infrastruktur yang ada di Indonesia. Infrastruktur di Indonesia sering terkendala karena kurang
efektifnya koordinasi antara pemangku kepentingan yang beragam, baik itu dari
pihak pemerintahan, dan pihak pengadaan proyek itu sendiri (kontraktor).
Bervariasinya pemangku kepentingan dengan tujuan dan tanggung jawab
masing-masing yang berbeda, tidak jarang mengakibatkan tertundanya implementasi
proyek infrastruktur. Untuk itu, disinilah diperlukan ilmu Manajemen Proyek itu
sendiri, misalnya pada hal manajemen komunikasi dalam sebuah proyek. Komunikasi
di dalam proyek diperlukan untuk kebutuhan interaksi, kolaborasi dan
kooperasi antar anggota tim proyek dan pihak diluar proyek itu sendiri, untuk
memastikan bahwa aktivitas proyek dari hari ke hari sesuai dengan rencana yang
ada.
Oleh karena itu, terjadinya permasalahan konflik dikarenakan
adanya komunikasi yang tidak efektif atau miscommunication yang berujung
pada kesalahpahaman yang terjadi dalam proyek. Disini seharusnya, diterapkan
proses integrasi dan koordinasi antara komponen kegiatan proyek
(organisasi perusahaan yang bersangkutan) dengan pihak luar (sub kontraktor,
rekanan, pemerintah, dan lain-lain), di mana antara satu dengan yang lainnya
harus memelihara hubungan komunikasi yang aktif. Untuk itu, diperlukan hal
dalam menciptakan suasana yang mendukung bagi pihak luar seperti pemerintah
maupun masyarakat diluar proyek dan juga di sekitar proyek seperti para
peserta/pelaksana proyek itu sendiri terkait dengan penjelasan tentang adanya
proyek serta garis besar rencana pengelolaannya. Lebih jauh, adanya komunikasi
terbuka akan dapat meminimalkan terjadinya hal-hal yang berakibat negatif
terhadap suatu proyek seperti perbedaan persepsi dan lain-lain.
Jika semua
tahapan proyek dilakukan dengan benar dan sudah menerapkan ilmu pengetahuan
Manajemen Proyek secara efektif dan efisien serta tidak ada lagi masalah yang
bisa menghambat keberhasilan proyek, maka dalam rangka
peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan infrastruktur di
Indonesia, akan dihasilkan proyek-proyek strategis yang dilakukan oleh
pemerintah seperti Proyek Pembangunan Infrastruktur Jalan Tol, Proyek
Infrastruktur IPTEK Strategis Lainnya, Pembangunan Kawasan Industri Prioritas,
Infrastruktur Pendidikan, Sektor Pemerataan Ekonomi, Dan termasuk juga Proyek Penanggulangan
Bencana Pandemi Covid 19 yang sedang berjalan sekarang ini.
Untuk itu, harapan saya terkait pengembangan Ilmu Manajemen
Proyek ini kedepan ialah agar setiap proyek yang sedang dan akan berjalan tetap
dapat mengintegrasikan semua Ilmu Pengetahuan Manajemen Proyek yang berkaitan
seperti mengetahui bagaimana menggunakan
berbagai tools dan teknik dalam Manajemen Proyek dan juga dapat mengembangkan
atau mengkoordinasikan sebuah pelatihan dalam berbagai ilmu pengetahuan yang
ada di Manajemen Proyek. Setelah
itu, kita dapat fokus pada hasil akhir seperti apa yang diharapkan dan agar
proyek tersebut sukses untuk dijalankan. Saya juga berharap dengan adanya Ilmu
Pengetahuan ini, masalah-masalah yang terdapat di dalam proyek dapat
diselesaikan dan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan sehingga
didapatkan solusi yang efektif yang harus mencapai sasaran dan tujuan proyek
serta tetap menyadari adanya batasan-batasan yang telah dipahami sebelumnya dan
bagaimana mengoptimalkan dan mengalokasikan semua sumber daya dan
mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan Manajemen Proyek yang sudah ada untuk
mencapai tujuan proyek yang telah ditentukan.
Akhir kata, ijinkan saya untuk mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah membaca. Saya harap tulisan ini dapat menambah pengetahuan kita semua untuk mengetahui lebih dalam mengenai Ilmu Manajemen Proyek. (Fany Lumban Tobing, 21S17063)
oh ternyata ilmu manajemen proyek itu mencakup banyak hal ya sampai ke komunikasinya juga ada, saya baru tahu. Makasih ilmu nya kak :)
ReplyDeletejadi,mata kuliah manajemen proyek ini bisa dikatakan memberikan ilmu yang nantinya berguna sebagai pondasi untuk dapat menghasilkan suatu proyek yang sukses gitu ya? terus mau nanya dong, maksud dari frasa rekayasa itu menjurus kemana ya maknanya? apa hanya istilah yang digunakan untuk menyatakan perencanaan karena ini hanya mata kuliah atau pada kenyataannya frasa rekayasa itu memang digunakan?
ReplyDeleteTerima kasih infonya,sekarang saya menjadi lebih tau mengenai ilmu manajemen proyek rekayasa sehingga saat ada yg bertanya dan membahas mengenai hal tersebut saya sudah paham.
ReplyDeleteTrimakasih atas info nya, jd lebih tau apa itu manajemen proyek rekayasa dan bagian² nya.
ReplyDeleteTerima kasih atas ilmunya,saya menjadi lebih mengerti tentang bagaimana prinsip dasar pengelolaan sebuah proyek dan akhirnya output yang dihasilkan setelah mempelajari mata kuliah ini adalah memahami bagaimana sebuah proyek itu dapat dikatakan sukses.
ReplyDeleteTerimakasih atas informasinya, sangat bermanfaat untuk mengerjakan tugas saya
ReplyDeleteTerima kasih. Saya jadi lebih paham gambaran mata kuliah ini seperti apa
ReplyDeleteWah memang jika pekerjaan dikerjakan dengan manajemen yg baik akan menghasilkan pekerjaan yang baik. Terutama proyek dengan waktu yg sudah ditentukan sangat perlu mengetahui manajemen dengan baik.
ReplyDeleteSaya sangat setuju dengan pembahasan yang telah diuraikan penulis, tulisan nya sangat bermanfaat. Semangat terus dalam berkarya:)
ReplyDeleteWahh informasi yang disajikan sangat bermanfaat tentang Manajemen Proyek Rekayasa dan bahasanya pun mudah dipahami. Terimakasih🙏🙏
ReplyDeletewaah materi yang sangat menarik
ReplyDeletemateri nya juga mudah dipahami
btw manajemen ini bisa diaplikasikan di sektor apa saja ya thor?